Jenis Bunga Anggrek Yang Ada Di Indonesia

bunga anggrek adalah salah satu bunga yang di gemari di indonesia, anggrek mempunyai berbagai macam jenis, warna, dan bentuk yang masing2 mempunyai cirikhas masing-masing anggrek tersebut berapa orang ada yang membudidayakan tanaman anggrek untuk di perjual belikan berikut beberapa tanaman anggrek yang dapat anda temui di indonesia. sambil merawat bunga kesayangan anda anda bisa bermainĀ bandar casino terpercaya

Anggrek Tebu

Tanaman anggrek terbesar dan terberat disandang oleh anggrek tebu. Beratnya satu ton dan tingginya tiga meter. Itulah sebabnya, anggrek tebu dijuluki sebagai anggrek raksasa. Apalagi jika melihat diameternya yang mencapai 1-2 meter, sangat besar sekali untuk ukuran tanaman anggrek. Namun, ukuran sedemikian besarnya tidak mengurangi bunga anggrek tebu ini.

Anggrek Pandan

Inilah tanaman anggrek yang punya dua nama di daerah berbeda. Kalau di Kalimantan Barat, anggrek ini bernama sakat lidah ulang tedung. Panjang sekali bukan?
Lain halnya ketika bunga anggrek tersebut tumbuh di Sumatera, namanya berubah menjadi anggrek pandan. Alasannya, karena bentuknya mirip tanaman pandan. Anggrek pandan tidak hidup mandiri, melainkan menumpang pada pohon besar.

Anggrek Serat

Berikutnya, anggrek serat. Bunga anggrek serat masuk dalam suku Orchidaceae, satu suku dengan anggrek larat. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah Sulawesi Tenggara. Pada akhirnya pun dijadikan identitas Sulawesi Tenggara. Bunga anggrek serat mengandung banyak serat sehingga dinamakan anggrek serat. Kandungan seratnya dimanfaatkan sebagai bahan anyaman. Hal tersebut menyebabkan populasi anggrek serat semakin langka. Di sinilah tugas kamu sebagai warga negara adalah tetap melestarikannya dengan cara budidaya.

Anggrek Hitam

Kebayang nggak kalau bunga berwarna hitam semua? Pasti keindahannya hilang sekejap. Malah terlihat seram. Tapi, anggrek hitam tidak demikian. Hanya bagian tengahnya saja yang berwarna hitam. Sementara bunganya berwarna hijau.

Anggrek Hartinah

Nama Hartinah diambil dari nama seorang ibu negara, tak lain mendiang Ibu Tien Soeharto. Beliau berjasa besar mengembangkan tanaman anggrek hartinah ini. Anggrek hartinah ditemukan oleh Rusdi E.Nasution pada tahun 1976. Nama ilmiahnya adalah Chimbidium hatinahianum. Bunga anggrek ini didominasi ungu dengan gradasi krem. Bentuk dan ukurannya sama seperti bunga anggrek pada umumnya.

Anggrek Jamrud

Ingat salah satu band terkenal di Indonesia saat era 90-an? Ya, mereka lah band jamrud. Kini, nama itu juga disandang oleh salah satu jenis anggrek, Nama latin anggrek jamrud adalah Dendrobium macrophyllum. Ciri-ciri anggrek jamrud, antara lain, terdapat bulu di bunganya seperti buah rambutan. Sementara di bagian luarnya juga menyerupai kulit rambutan dan membentuk kelopak.

Anggrek Sendok

Dari namanya saja sudah bisa dibayangkan kalau bunga ini mirip dengan alat makan berupa sendok. Tapi, jelas bentuknya jauh lebih indah dari sendok. Bukan sendok biasa.

Nama latinnya adalah Spathoglottis zurea. Dengan warna bunga kuning cerah dan sedikit polesan putih dan merah di tengahnya, bunga anggrek sendok ini semakin menawan saja

Anggrek Kasut Kumis

Anggrek kasut kumis bisa dikatakan kembaran dari kantung semar. Pasalnya, bentuknya berkantung dan berbulu. Itulah sebabnya dinamakan kasut kumis karena bulunya yang begitu terlihat. Bunga anggrek kasut kumis memiliki perpaduan warna ungu dan hijau. Kedua warna ini membuat anggrek kasut kumis semakin indah dan serasi. Nama ilmiahnya yakni Paraphalaenopsis chamberlainianum.

Anggrek Bulan

Inilah bunga anggrek yang sering digaungkan dalam sebuah lirik lagu. Nama ilmiahnya Paraphalaenopsis serpentilingua. Panjang juga, ya. Kalimantan Barat merupakan daerah yang menguasai kecantikan anggrek ini. Ciri khas anggrek bulan yakni, berwarna putih dengan corak kuning dan merah. Kenapa dinamakan anggrek bulan? Tentu saja karena bentuk dan warnanya hampir mirip rembulan di malam hari.